Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog
KSGN

Saturday, April 25, 2020

MEMASARKAN BUKU ? MUDAH KAH ?


MEMASARKAN BUKU ? MUDAH KAH ?Setelah beberapa kali pertemuan dalam pelatihan, dipertemuan kali ini akan dibahas tentang tehnik menjual buku. Ketika kita sudah memiliki kemampuan untuk membukukan tulisan tulisan kita, maka langkah selanjutnya bagaimana caranya agar buku kita di baca oleh banyak orang. Yuk kita simak pembahasan berikut ini. Buku merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan dan sarana utama bagi proses pembelajaran serta sarana  penyampaian informasi. Sejak usia dini, anak  anak telah diperkenalkan pada buku dan diajarkan untuk membaca beraneka ragam terbitan buku. Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat baca yang tinggi khususnya anak-anak, pemerintah mendorong kegiatan membaca sebagai wujud dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya membaca sejak dini. Dukungan pemerintah terhadap budaya membaca buku dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap buku, menciptakan peluang usaha bagi pengusaha yang bergerak di bidang penerbitan buku. Perkembangan industri penerbitan buku juga dipicu oleh alasan keuntungan (profit margin) yang relatif besar dibandingkan industri lainnya khususnya barang konsumsi. Saat ini terdapat 1 328 penerbit yang terdaftar sebagai anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dengan jumlah penerbit aktif sebanyak 711 penerbit, dan sisanya sudah tidak aktif lagi.Dalam rangka  mempertahankan Industri Penerbitan Buku , agar terus hidup dan dapat mencapai hasil penjualan buku yang maksimal maka perlu adanya strategi pemasaran. Srategi Pemasaran biasanya hampir dipakai oleh semua wirausaha, intreprenur yang menjalankan bisnis. Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik . Kenapa demikian , hal ini dapat dilihat dari jenis  jenis buku yang di terbitkan. Jenis  jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ). Dari jenis  jenis katagori buku tersebut Penerbit ANDI melakukan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan . Pada umumnya kegiatan pemasaran buku berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis .  Sehingga strategi pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi :Faktor Mikro  yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.Faktor Makro yaitu demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.Dalam menjalankan bisnis Penerbitan Buku, Penerbit ANDI masuk dalam  kedua faktor tersebut yaitu Faktor Mikro dan Makro. Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 40 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 10.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori.Strategi Pemasaran buku menggunakan dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara dan strategi pemasaran buku serangan Darat. Dua strategi tersebut dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut :Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara.Pemasaran buku lewat Online 
Saat ini yang sedang ngetren dan gencar di dunia maya yaitu Strategi Pemasaran yang banyak di pakai oleh setiap orang yang sudah mengerti teknologi internet yaitu berpromosi lewat Online melalui website dan media sosial lainya. Ketika sudah mempunyai produk buku yang jenis katagorinya banyak maka langkah awal harus membuat website.  Website merupakan markas besar untuk sebuah bisnis penjualan buku. Dengan website tersebut  kita isi produk, harga, promosi, layanan, alamat, testimoni, dan lain sebagainya. Penjualan buku lewat Online  harus  proaktive untuk  promosi , supaya  dapat :Menyebarkan informasi produk secara masif kepada target pasar potensial 
Mendapatkan konsumen baru dan mempertahankan konsumen yang sudah sehingga kesetiaan konsumen terjaga.
Menjaga kesetabilan penjualan saat kondisi pasar lagi lesu
Menaikan penjualan dan profit 
Membandingkan dan keunggulan produk dibandingkan dengan pesaing 
Membentuk citra produk dibenak mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan 
Mengubah tingkah laku , persepsi dan pendapat konsumen
Media Online yang dapat kita lakukan untuk promosi dan penjualan buku yaitu sudah tidak asing lagi dibenak anda sekalian yaitu lewat telepon, w.a, sms, email, dll.b. Pemasaran Buku Lewat KomunitasKita tentunya punya komunitas masing  masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas dan relasi , maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan penjualan buku . Penjualan lewat komunitas  akan lebih efektive dan efisien sehingga tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.
Strategi pemasaran buku serangan DaratUntuk menguasai seluruh wilayah nusantara ini dalam penetrasi pasar buku , harus melakukan pemetaan wilayah dengan membuka cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Penerbit Andi telah mempunya 43 cabang di kota dari Aceh s.d Papua, dengan menempatkan tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut.
Strategi pemasaran buku serangan darat ini kita kelompokkan berdasarkan target pasar yang kita tuju , antara lain :Toko Buku 
Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri , sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di Indonesia. Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka  perlu memetakan jenis toko buku. Toko buku ini dipetakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern,Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional.  Kenapa kita perlu petakan jenis toko buku tersebut , hal ini dikarenakan tiap jenis toko buku tersebut mempunyai sistem administrasi dan tempat yang berbeda. Contoh toko buku modern yaitu Gramedia Books Store, Gunung Agung Books Store dan TogaMas Books Store. Toko Modern ini mempunyai sistem transaksi mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan dengan sistem centralisasi dan sebagainya.Adapun toko buku semi modern biasanya masih dikendalikan dan mengunakan sistem administasi penjualan per toko . Sedangkan Toko Tradisional biasanya sistem transaksinya masih manual .Untuk itu saluran toko buku tersebut di atas masih dijadikan jalur distribusi oleh para Penerbit buku dengan sistem titip jual / konsinyasi, kecuali toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual putus. Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara yang perlu kita lakukan , antara lain :Menguasai display buku , supaya tampilan buku dapat terlihat dan menonjol .
Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner
Mengadakan Bedah Buku , Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan,  Program TAB, Program TAM , dll )
Dan masih banyak lagi program promosi di toko buku modern yang dapat kita lakukan , kuncinya kita proaktive komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut.

Directselling 
Pemasaran Buku melalui Directselling ini dipetakan berdasarkan jenis katagori buku yang diterbitkan . Jenis Katagori buku penjualan lewat Directselling ini  dibagi menjadi beberapa target pasar yaitu :Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran Utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).
Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kualiah
Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK , Perguruan Tinggi dan umum
Dengan pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka kami sebagai Industri Penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (Sales) . Tugas Tenaga Penjual / sales tersebut  diberi tanggungjawab target sesuai maping areanya masing  masing yang bertugas :Kunjungan langsung ke tiap sekolah 
Kunjungan langsung ke setiap kampus 
Kunjungan langsung ke setiap Perpustakaan sekolah, Perpustakaan Kampus, Perpustaan Daerah dll.
Dengan kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan membangun hubungan yang baik dengan pihak Internal Sekolah, Kampus, Perpustakaan dll. Sehingga dampak hasil penjualan buku dapat meningkat.
Melakukan Event  Event 
Aktive dalam melakukan event  event  seperti event Pameran buku, dalam seminar, workshop, Tryout, dan sebagainya.Demikianlah beberapa Strategi pemasaran buku secara singkat , dan masih banyak lagi strategi pemasaran buku yang belum tersampaikan.
 Setelah sekesai pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab diantaranya sebagai berikut Pertanyaan 1Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik . Kenapa demikian , hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ).  Apakah penerbit andi punya toko online dan bekerjasama dengan tokopedia? Saraswati banyuwangiJawab 1Kami penerbit Andi mempunyai website : www.andipublisher.com dan Ibu dapat langsung bertransaksi lewat website tersebut. Kami juga bekerjasama dengan  semua marketplace termasuk tokopedia.... TerimakasihPertanyaan 2Strategi Pemasaran buku yang telah kami petakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara dan strategi pemasaran buku serangan Darat,apakah yang paling sulit dari keduanya? Albert KupangJawab 2Dari kedua strategi tersebut paling sulit adalah strategi pemasaran serangan darat dikarenakan membutuhkan waktu tenaga dan tentunya adanya follow up yang terus menerus... Sehingga keberhasilan ditentukan oleh tenaga penjual yg kita percayakan. Demikian yang dapat saya sampaikan dari pertanyaan pak Albert...terimakasihPertanyaaan 3, Pak Agus, bagi penulis buku pemula pemasaran yg plg efektif yg mana? Apakah serangan udara, directselling, ataukah event. Ataukah perlu ketiganya jalan bersama? Terima kasih.Isminatun, SukoharjoJawab 3Bagus sekali pertanyaan nya... Bagi penulis pemula... Kalau naskahnya dinyatakan diterima dan diterbitkan oleh penerbit skala nasional seperti Penerbit Andi, tentunya kami akan lakukan langsung memakai dua strategi pemasaran tersebut... Tapi bila penulis tersebut  menerbitkan sendiri tidak melalui Penerbit... Maka dapat melakukan strategi pemasaran buku serangan Udara di point 2 (komunitas dan gunakan media sosial secara mandiri) . TerimakasihPertanyaan 4, Pak Agus sy mukminin dari Lamongan. Mau tanya. Untuk penulis yg bukunya diterbitkan penerbit mayor spt penerbit Andi mhn maaf biar tahu brp royaltinyanya dan apakah penulis juga punya tugas yg jwb memadatkan bukunya. MksihJawab 4Penulis mendapatkan hak Royalti 10% dari total nilai transaksi terjual. Kalau di penerbit Andi rata2 diberikan Royati per 6 bulan / Semester terhitung sejak buku telah terdistribusi dan di tandatangani perjanjian kedua pihak (antara penulis - penerbit). Penulis mendapatkan bukunya sebanyak 3 exs. Dan penulis di perbolehkan mempromosikan bukunya dan kalau penulisnya beli bukunya biasanya mendapatkan potongan 30%. Terimakasih
Pertanyaan 5, Assalamu'alaikum Pak Agus, saya Pak Etik Nurinto dari Kabupaten PemalangApa yang harus dilakukan penulis agar buku yang kita tulis laku dijual..apalagi disaat pandemi covid19 sekarang iniJawab 5Pak Etik Ytk... Sebelumnya ada Narasumber dari pak Edi S Mulyanta,  bagaimana menulis buku yang laku di jual... Pertama yang Bisa bpk Tulis adalah menulislah bidang yg Bpk kuasai...Kedua Bpk bisa lihat di google trend produk buku apa yang laku... Di situ akan di tunjukkan tren produk buku apa yg laku di jual saat ini...Memang buku yang laku saat ini masih buku untuk Anak2..  Dan novel untuk remaja. Terimakasih
Pertanyaan 6Selamat malam pak, adakah kemungkinan menjalin kolaborasi dengan pesaing dalam penjualan buku? Bagaimana penerapannya? Tks. Yulius Roma-Tana Toraja.Jawab 6Kemungkinan menjalin kolaborasi dgn pesaing tentunya ada... Contoh nya kami kolaborasi dgn Penerbit BPFE UGM.. Adapun syarat dan ketentuan kita harus ada titik temu dari kedua belah pihak..  Dalam penerapannya kita  akan lihat dan nilai dari aspek produk nya,  potensi pasar , daya serap produk . 
Dan masih banyak lagi pertanyaan  dari para peserta pelatihan yang sangat bersemangat, bahkan diantaranya ada yang bertanya keuntungan yang diperoleh jika buku kita diterbitkan berupa royalty. Semoga setelah selesai pelatihan, masing masing peserta dapat menulis dan membukukan tulisnya sampai dapat diterbitkan. Aamiin 
x

No comments:

Post a Comment