Thursday, April 16, 2020

Kiat Menulis di media Suara Guru, Medianya PB PGRI Oleh; Noralia

Kiat Menulis di media Suara Guru, Medianya PB PGRI

Oleh 
Noralia Purwa Yunita


Bersama Bapak Doktor Jejen⁩ Musfah, beliau adalah pemimpin redaksi majalah suara guru PB PGRI yang majalahnya terdistribusi ke seluruh Indonesia, kita akan diberikan informasi terkait website suara guru dan majalah suara guru yang merupakan media online dan offline PB PGRI.

Opini intinya gagasan penulis atas kebijakan atau fakta pendidikan yg terjadi. Ini berarti opini tidak akan kehilangan topik. Kebijakan dan fakta pendidikan selalu hadir. Namun tidak semua berhasil menangkap momentum untuk menanggapi kebikakan atau fakta pendidikan yang terjadi.
 
Majalah suara guru yang berusia puluhan tahun bahkan setua PGRI itu sendiri dapat dijadikan wadah bagi guru yang notabene seorang praktisi untuk mengungkapkan opini tentang segala kebijakan pendidikan yang ada. Sekarang ini, tulisan yang dikirimkan dapat dimuat baik secara online melalui website suara guru dan offline, yaitu melalui majalah suara guru. 

Tulisan yang dikirimkan ke website suara guru, dalam hitungan jam akan langsung dimuat  oleh tim redaksi. Sementara majalah suara guru dari PGRI diterbitkan setiap dua bulan sekali sebanyak  5000 eksmplar yang akan dibagikan ke hampir 34 provinsi. Rubriknya beragam mulai dari opini, resensi, sastra, destinasi, dan lain-lain. Tidak ada syarat khusus untuk bisa mengirimkan tulisan ke majalah suara guru. Hanya perlu menyebutkan status dan foto penulis serta isi tulisan harus disesuaikan dengan rubrik di atas. Tulisan yang akan dimuat diutamakan bertema pendidikan, isu-isu hangat yang terjadi di dunia pendidikan dan pendidikan mutakhir. Hampir semua tulisan yang berkaitan dengan pendidikan cenderung diterima dengan beberapa editing dari redaktur tentunya. Hal ini dikarenakan kurangnya naskah yang masuk baik secara online maupun ke majalah suara guru itu sendiri. 

Tidak ada aturan baku dalam tata tulis untuk setiap tulisan yang dikirim baik ke website suara guru maupun majalah suara guru. Bentuk dan ukuran huruf boleh sesuka hati penulis karena nantinya akan tetap melewati tahap editing sebelum dicetak. Yang terpenting adalah tulisan yang dikirimkan bebas plagiarisme, merupakan gagasan orisinil, tidak mengandung unsur SARA, dan tidak mengajak ke arah kebencian. Untuk kolom opini sendiri, maksimal 1000 kata untuk tiap opini yang dikirimkan. Sedangkan untuk rubrik lainnya seperti sastra, tidak diberikan ketentuan maksimal kata. Tidak ada biaya yang diketahui oleh penulis yang ingin tulisannya dimuat di media suara guru. Yang terpenting adalah tulisan telah memenuhi persyaratan yang disebutkan diatas. Tulisan yang layak muat baik di media online atau offline suara guru, akan dikabari oleh tim redaksi ataupun diberikan linknya oleh tim.

Tulisan yang telah dimuat secara online di website suara guru, dapat pula dimuat di media cetak majalah suara guru. Akan tetapi, tulisan yang sudah dikirimkan dan layak muat baik di media online dan offline suara guru, tidak diperbolehkan untuk dikirim ke media cetak atau online lainnya. 

Sayangnya, karena minimnya pendanaan, royalti untuk penulis yang tulisannya berhasil dimuat di majalah suara guru, untuk sekarang ini dihentikan sementara waktu, menunggu hingga keuangan memadai ke depannya. Tetapi jika penulis menghendaki bukti fisik untuk kenaikan angka kredit, dari tim redaksi bersedia untuk mengirimkan majalah suara guru ke penulis dilengkapi dengan surat pengantar dari pimpinan redaksi. Opini yang dikirimkan akan masuk ke pengabdian sedangkan artikel imiah akan dimasukkan ke dalam jurnal ilmiah PGRI dan akan mendapatkan penilaian sesuai dengan level jurnalnya, Sinta 1,2,3, atau 4. 

Janganlah takut tulisan kita akan buruk. Biasakan untuk membaca kolom-kolom opini di koran-koran nasional atau media online lainnya karena seorang penulis yang baik adalah pembaca yang baik pula. Tuangkan segala uneg-uneg anda tentang pendidikan ke dalam tulisan untuk kemudian dapat anda kirimkan ke media suara guru PB PGRI melalui email majalah.suaraguru@gmail.com.

Hidup Guru
Hidup PGRI
Solidaritas Yes

1 comment: