Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog
KSGN
Showing posts with label buku omjay. Show all posts
Showing posts with label buku omjay. Show all posts

Wednesday, December 23, 2020

inilah buku terbaru Omjay 2020

Kawanku yang baik.  Buku ini omjay buat selama menjalani isolasi mandiri di rumah, seorang kawan yang baik hati mengeditnya menjadi tulisan yang enak dan renyah dibaca. 

Harga promosi bulan ini hanya Rp. 70.000 saja, tahun depan naik menjadi Rp. 100.000. 
Siapa cepat dia dapat bukunya. 

Inilah Buku yang sangat dibutuhkan oleh kawan kawan semuanya. Baik yang sudah pernah terpapar corona maupun yang belum terpapar corona. 

Ambil hikmah dibalik musibah. Jangan stress ketika serangan corona datang. Segeralah bersujud dan memohon ampun hanya kepada Allah. IKHLAS adalah obat ampuh melawan virus Corona.

Di dalam kesulitan selalu ada orang baik memberikan pertolongan. 

Orang baik rezekinya baik. Teruslah menjadi orang baik.

Saturday, July 18, 2020

Kata Sambutan Bapak Hamid Muhammad Untuk Buku Menciptakan Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah


Sambutan Plt. Direktur Jenderal
Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbud



Pandemi global Covid-19 memberi tantangan baru pada dunia pendidikan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kondisi ini disikapi dengan beragam upaya dan solusi, mulai dari penerbitan regulasi hingga panduan pembelajaran yang disampaikan melalui media cetak, daring, dan seminar-webinar virtual. Banjir informasi di dunia maya di satu sisi memberi perspektif baru dalam menyelesaikan persoalan, namun di sisi lain menimbulkan kegamangan dalam implementasinya.


Kata Pengantar Dirjen GTK Kemdikbud Untuk Buku Menciptakan Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah





Kata Pengantar Dirjen GTK Kemdikbud
Untuk Buku Menciptakan Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah


Pandemi ini mengingatkan diri kita akan pentingnya menjaga kebersihan, memberikan semangat kebaikan, dan membagikan ragamnya pengalaman. Semua didorong untuk menjadi suri tauladan agar kita bisa bersama-sama menghadapi masa-masa depan.


Masa pandemi ini benar-benar masa yang sangat sulit. Pada saat ini data menyebutkan lebih dari 90% populasi siswa global atau lebih dari 1,3 milyar murid dan siswa harus belajar dari rumah, (UNESCO, 2020). Situasi dimana hampir satu generasi di dunia terganggu pendidikannya. Sistem pendidikan dan sekolah terkena dampak langsung dan harus ditutup. Ini kondisi yang sangat luar biasa dan sangat tidak mudah. Semua guru dipaksa untuk mendadak PJJ dan siswa BDR.


Kondisi ini membuat kita mungkin sering merasa tidak berdaya. Ada opsi menyerah, ada opsi mengeluh, tapi juga ada opsi untuk terus bangkit dan berjuang. Kita yakin, kita tetap bisa memberikan pembelajaran yang terbaik dan menarik untuk murid-murid kesayangan kita semua.


Sudah banyak upaya sadar yang dilakukan oleh para orang tua, guru, dan para pemangku kepentingan untuk terus berinovasi di tengah situasi yang sangat kompleks ini. Misalnya meningkatnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak saat belajar dari rumah mulai dari memberikan motivasi, menemani belajar, membantu menjelaskan pelajaran, sampai melakukan komunikasi dengan guru.

Ribuan webinar atau pelatihan daring telah diikuti oleh para ratusan ribu bahkan jutaan guru Indonesia serta banyaknya aksi kolaborasi antar komunitas pendidikan. Reaksi bersama terhadap pandemi ini adalah sebuah keteladanan demi anak-anak kita, murid dan siswa kita.

Apa yang dilakukan oleh Bapak Wijaya Kusumah dan 47 Orang Pendidik untuk menulis pengalaman dan pengetahuannya tentang Menciptakan Pola Belajar Efektif Dari Rumah dalam menyambut hari pendidikan nasional adalah langkah nyata bahwa guru bisa terus belajar dan berbagi. Inisiatif ini telah menghimpun energi positif dalam merespons tantangan, sehingga semua merasa berdaya dan memberdayakan yang lainnya. Ini adalah bukti bahwa pandemi ini tidak membuat kita berhenti untuk menciptakan ruang interaksi, kolaborasi dan kreatif bersama seluruh guru dan pemangku kepentingan di manapun kita berada.



Tentunya, apapun kondisi saat ini atau nanti, kita sepakat bahwa kita harus terus berpihak kepada murid, terus belajar dan berbagi. Semoga semangat gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa Indonesia menjadi kekuatan kita dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa pandemi ini.

Kita harus percaya bahwa perubahan itu bisa terjadi saat kita bekerja bersama-sama. Mari kita saling bergandengan tangan, berinovasi, dan  bergerak bersama untuk masa depan anak-anak Indonesia.


Iwan Syahril
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Thursday, May 21, 2020

Dari Rajin Ngeblog, Terbitlah Buku Baru.

Empat buku karya omjay ini diterbitkan dari hasil menulis di blog. Omjay berusaha komitmen dan menjaga konsistensi menulis. Perlu diketahui. Menulis itu tak butuh waktu khusus dan lama. Saya menulis hanya 10-20 menit saja.  Tapi setiap hari. Tidak akan mengganggu apapun dan siapapun. Karena kita memiliki 24 jam sehari semalam. Dengan kecanggihan teknologi saat ini, kita bisa menulis di mana saja dan kapan saja.



Buku Catatan Harian Seorang Guru blogger adalah kumpulan tulisan omjay di kompasiana.com/wijayalabs yang diterbitkan oleh Sukarno Presindo Semarang tahun 2020. Buku ini mengisahkan kegiatan omjay sehari-hari menjadi guru blogger Indonesia. Ikut aktif menjadi guru penggerak Indonesia tanpa harus keluar dana dari pemerintah. Kegiatan yang omjay lakukan selalu omjay tulis sebagai bukti sejarah bahwa kami telah melakukan hal yang baik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,

Buku melejitkan keterampilan menulis siswa adalah buku yang dihasilkan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menjadi salah satu pemenang Inobel Kemdikbud tingkat nasional. Berkat penelitian ini omjay mendapatkan hadiah belajar Steam di kampus CUMT Tiongkok tahun 2019. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Tata Akbar Bandung tahun 2020. Buku ini langsung diserbu oleh pembaca yang ingin melejitkan siswanya untuk terampil menulis.

Buku blogger ternama adalah buku yang diterbitkan oleh Camp Pustaka Jakarta tahun 2018 dan dicetak ulang tahun 2019 dan 2020. Ribuan orang sudah membeli buku ini agar dapat menjadi blogger ternama di dunia. Buku ini berkisah tentang perjalanan omjay menjadi blogger ternama. Lengkap dengan persenjataannya. Serta suka dan dukanya menjadi blogger yang dianggap aneh.

Buku menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi adalah buku yang ditulis pertama kali oleh omjay di tahun 2012. Buku ini kemudian omjay revisi dan diterbitkan kembali tahun 2020. Sebuah buku yang mengajak orang lain untuk belajar menulis. Alhamdulillah banyak dibeli oleh ribuan orang dan omjay cetak ulang di Bogor. Buat anda yang ingin buku digitalnya secara Gratis dapat diunduh di blog http://wijayalabs.wordpress.com.

Semoga keempat buku ini dapat memberi semangat menulis buat kawan-kawan guru dan bukan guru untuk belajar menulis dan menerbitkan buku. Semua yang omjay tuliskan dalam buku ini adalah kisah nyata omjay dalam membangun personal branding melalui blog di internet. Berkat rajin menulis di blog, omjay banyak diundang ke berbagai daerah untuk menularkan virus ngeblog di kalangan guru. Omjay mengajak guru untuk saling berkolaborasi. Seperti yang diajarkan Prof Eko Indrajit dan Prof. Marsudi di Ekoji Channel..



Buku yang sedang dalam proses cetak berikutnya adalah belajar Steam di negara China. Selama 21 hari belajar di China, semua kegiatannya omjay tulis di blog. Tulisannya sedang dirajut menjadi buku oleh penerbit Camp Pustaka. Mohon doanya cepat selesai dan dapat menginspirasi pembaca setia buku-buku omjay. Aamiin.

Yuk kita ngeblog! Tuliskan apa yang anda sukai dan kuasai. Jadilah Blogger sekaligus Youtuber. Kita belajar menulis dan belajar bicara. Siapa tahu anda menjadi blogger ternama dan youtuber terkenal berikutnya.

Salam blogger persahabatan

Omjay
Guru blogger Indonesia

Wednesday, May 13, 2020

Resensi Buku Catatan Harian Seorang Guru Blogger Karya Omjay

Buku Catatan harian Seorang Guru Blogger adalah buku ke-14 yang disusun oleh Omjay.  Buku ini mengisahkan perjalanan omjay menjadi seorang blogger. Kemudian dari Blogger menjadi seorang youtuber. Omjay sekarang menjadi terbiasa bekerja dari rumah tanpa harus bermacet ria berangkat ke sekolah dari Jatibening Bekasi menuju Rawamangun Jakarta Timur. Omjay menempuh perjalanan selama 1 jam.