Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog
KSGN

Friday, December 18, 2020

ayo pakai maskermu

Gunakan maskermu ketika keluar dari rumah. Hal ini penting untuk melindungimu dari virus Corona dan menjaga dirimu dari virus yang masih sangat berbahaya ini. udah banyak orang yang meninggal karena virus Corona. Jumlahnya sudah ribuan dan kita harus percaya kalau virus corona itu nyata.


Saya sempat jengkel melihat orang lain tak menggunakan masker di tengah kerumunan. Itulah mengapa jumlah yang terpapar covid-19 semakin banyak saja. Banyak orang yang masih tak peduli dengan wabah Corona.

Data yang saya dapat infonya di internet sudah 643.508 orang yang terkontaminasi virus Corona.  Ada 97.139 orang dirawat di rumah sakit.  Ini belum yang termasuk dirawat di rumah dengan cara isolasi mandiri. Sebuah data yang membuat kita sedih dan prihatin. 


Sebagai guru yang pernah mengalami positif covid-19 dan bagaimana saya berusaha melawan covid-19 membuat saya ingin bercerita kepada pembaca. Semua itu sudah saya tuliskan lengkap dalam buku terbaru Omjay. Awas Corona mengintai anda. 

 

Sudah ada 526.979 yang sembuh dari covid-19 tapi sudah ada 19.390 orang yang meninggal. Diperkirakan akan semakin banyak orang yang akan terpapar covid-19, karena kita tidak disiplin memakai masker. Sementara itu, pemerintah sudah menyiapkan vaksin Covid-19 GRATIS untuk masyarakat Indonesia.




Jangan lemah dan lengah. Ayo jaga imun dengan banyak makanan yang bergizi. Jaga iman agar selalu dekat dengan Allah dan aman dengan mengikuti aturan protokol kesehatan. Makan yang banyak, dan kampanyekan makan 4 sehat 5 sempurna dengan susu segar dan buah-buahan.




Pakai maskermu,  jaga jarak, dan selalu mencuci tangan yang bersih bila kamu keluar dari rumah. Ini adalah tindakan pencegahan agar kita tak terpapar virus corona.

Hari ini saya keluar dari rumah. Saya sudah rindu dengan Masjid. Sudah hampir sebulan tidak mendatanginya karena positif covid-19. 

Saya sholat Jumat di Masjid Al Ikhlas Jatibening Bekasi dan betapa terkejutnya saya karena banyak jamaah yang tidak menggunakan maskernya. Padahal di dinding masjid sudah dituliskan gunakan masker selama anda berada di lingkungan masjid. 

Masih banyak jamaah yang membandel dan ngeyel untuk diajak pakai masker. Bahkan banyak yang tidak membawa sajadah dari rumah. 

Saya khawatir jumlah mereka yang terpapar covid-19 akan semakin banyak. Sebab banyak dari kita tak mematuhinya. 

Semakin banyak orang tanpa gejala di luar sana.  Bila kita bertemu dengannya dannkita dalam posisi lengah serta imun tubuh lemah,  maka virus ini akan menembus tubuh anda. 

Itulah yang dialami tetangga rumah saya. Meninggal dalam usia masih sangat muda. Anak anaknya masih kecil kecil. 

Tadi sore saya dapat kabar duka dari bapak Fajar Tri Laksono. Kedua mertuanya meninggal karena covid-19 di Sidoarjo Jawa Timur.

Sedih juga mendengarkan kisahnya. Semoga tak ada lagi korban meninggal karena covid-19 sebab pemakamannya tidak biasa. Keluarga kita tak boleh mengantarkannya. 

Pakai maskermu bila keluar dari rumah. Awas virus corona akan terus mengintai anda. Jangan lemah dan lengah bila anda tak ingin terpapar corona.


Salam Blogger persahabatan 

Omjay 
Guru Blogger Indonesia 
Blog http://wijayalabs.com

Wednesday, December 16, 2020

bedah buku pjj

Hari kamis yang ceria saya bahagia. Ada kabar gembira datang kepada saya. Buku saya akan dibedah bersama buku kawan lainnya.Hari Selasa, tanggal 29 Desember 2020, Pukul 19.30-21.30 WIB. Kegiatan akan dilaksanakan melalui aplikasi zoom.

Pagi ini saya seang sekali mendapatkan kabar gembira ini. Buku yang saya tuliskan di blog dan kemudian diterbitkan oleh Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan yang biasa disingkat YPTD akan dibedah oleh pak Mukminin dari Lamongan dan pak Suparno dari Magetan.

Tentu saja saya merasa senang karena buku ini lahir di kala saya sakit dan terpapar virus Corona. Bang Dian Kelana membantu saya menyusun buku ini. Cepat juga prosesnya.

Beliau mengambil tulisan saya di http://kompasiana.com/wijayalabs dan kemudian mengeditnya menjadi tulisan yang renyah dan lebih enak dibaca ketika menjelma menjadi buku.

Bukan itu saja, beliau membantu saya membuatkan cover bukunya menjadi lebih menarik dan enak dipandang mata. 

Pagi ini saya telponan sama bunda Kanjeng di Solo dan meminta beliau untuk juga menjadi salah satu narsumnya. Juga telponan sama pak Muknin di Lamongan serta pak Suparno di Magetan.

Alhamdulillah kita sepakat memberi tema bedah bukunya adalah membuat kegiatan online selama pandemi covid-19 menjadi asyik dan menyenangkan. Jadi teringat sewaktu jadi narasumber di Manado Sulawesi Utara bersama pak Firman dan pak Qido. Kata mereka workshop yang kami selenggarakan di IKIP Manado sangat asyik dan menyenangkan.

Kawan kawan yang baik hatinya.  Nanti ikutan ya dan memberikan masukan untuk perbaikan buku agar pjj tak lagi membosankan. Catat tanggalnya dan juga waktunya.

Alhamdulillah sudah tersebar 150 buku ke pelosok nusantara. Semoga bisa mencapai angka 200 buku di akhir tahun ini. Aamiin.



Tentu saja itu semua bisa terjadi karena hasil dari sebuah kolaborasi. Kerjasama dalam membangun sebuah tim yang solid sangat dibutuhkan agar buku yang diterbitkan laku di pasaran. 

Hari kamis ini benar-benar menyenangkan. Istri tercinta memasak sayur kegemaran saya. Dari teras rumah sampai ke dapur sudah tercium harum baunya.

Sayur sup dengan bakso sebentar lagi akan terhidang di meja makan.  Tak lupa dengan sambal goreng dan lauk pauknya. Nikmat sekali rasanya.

Tahu dan tempe menjadi menu utama. Inilah makanan yang bergizi untuk manusia yang ingin meningkatkan imun di saat wabah Corona merajalela di dunia.

Sambil mengecek raport siswa kelas 8B SMP Labschool Jakarta , saya tuliskan kisah bahagia ini. Semoga bedah bukunya berjalan lancar. Aamiin. 

Semoga pula kita semua selalu sehat dan senantiasa menjaga imunitas tubuh agar selalu prima. Bekerja dari rumah jauh lebih aman daripada harus keluar rumah. Apalagi bila wilayahnya sudah termasuk zona merah Corona. Berhati hatilah karena virus Corona akan selalu mengintai anda. 

Pembelajaran harus tetap bisa dilakukan walaupun secara Online. Agar pembelajaran jarak jauh tak membosankan siswa, maka belilah buku Omjay. Hehehe. 

Salam Blogger persahabatan 

Omjay
Guru Blogger Indonesia 

Saturday, December 12, 2020

kata pengantar

Kata Pengantar Guru Blogger Indonesia untuk buku 
Alexandria Merindu Emak


Buku Alexandria Merindu Emak adalah buku yang disusun oleh Mahasantri Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta. Mereka masih mahasiswa Semester 3. 


Mereka susun buku ini dari hasil kumpulan puisi dan prosa. Kemudian di kemas dengan narasi yang enak dibaca. Mereka sangat kreatif dan dituliskan dari sudut pandang yang berbeda. Hal inilah yang membuat tulisannya sangat renyah, legit, dan enak dibaca. 


Membangun kebiasaan menulis bisa dilakukan melalui menulis antologi bersama secara rutin. Hal ini memang tidak mudah, tetapi bisa dilakukan bila kita ingin membiasakan diri dalam menulis dan menambah semangat dalam menulis.


Dengan banyak belajar secara mandiri atau belajar dari pakar, pada akhirnya dibutuhkan keberanian untuk menerbitkan tulisan menjadi sebuah buku yang layak untuk dibaca. 


Buku Alexandria Merindu Emak adalah kumpulan cerita seorang anak mahasantri yang merantau dan tidak bisa pulang karena Pandemi Covid-19. 


Buku ini berisi motivasi, kasih sayang seorang ibu, perjuangan seorang ibu, dan rindu akan belaian ibunda tercinta. Perasaan cinta seorang anak kepada orangtuanya.


Semoga buku ini dapat memotivasi para mahasantri, dosen, atau khalayak umum lainnya untuk menulis dan menerbitkan bukunya. Aamiin.


Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

teras rumah

Teras rumah 

Biasanya teras rumah itu untuk kita duduk duduk santai. Ngobrol bareng anggota keluarga lainnya. Sambil ngopi atau menikmati cemilan. 

Kini teras saya pakai buat tempat kerja dan berkarya. Sambil memandangi bunga warna warni yang ditanam kekasih hati. 

Dari teras inilah saya bekerja dari rumah dan mendatangkan jutaan rupiah. Alhamdulillah cukup untuk pemasukan keluarga setiap bulannya 

Akses internet sudah semakin lancar. Tinggal kita sendiri yang harus bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

Dari pagi hingga malam hari saya duduk di depan teras rumah. Bekerja dan berbagi kepada sesama dalam dunia maya yang tak pernah tidur. 

Malam ini diminta berbagi pengalaman terkena virus covid-19. Saya ceritakan apa adanya. Lengkapnya ada di buku awas virus Corona mengintai anda. 

Salam Blogger persahabatan 
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Friday, December 11, 2020

ketika waktu terus berputar, maka menulislah

Waktu terus berputar dan tibalah saatnya manusia untuk beristirahat di pembaringannya masing masing.


Malam ini saya belum mengantuk. Saya baca nama saya belum ada di deretan nama penulis di wa group rumah virus Corona eh literasi. 


Saya sibuk sekali hari ini untuk membuat kata pengantar kawan kawan yang sudah menyusun bukunya untuk diterbitkan oleh penerbit. 

Kata demi kata saya tuliskan agar sesuai dengan tema atau judul bukunya. Walaupun saya harus jujur. Kata pengantar buku yang saya buat tidak sebagus bapak Doktor Ngainun Naim dan Doktor much Khoiri. 

Mereka berdua adalah guru menulis saya dan berharap tahun depan sudah ada gelar profesor di depan namanya. Sebab mereka sudah layak untuk mendapatkan gelar guru besar tersebut. 

Beda dengan saya. Guru besar blogger Indonesia yang saya ciptakan sendiri untuk mendapat personal branding karena badan saya yang besar hahaha. 


Tadi sempat juga melirik desertasi yang belum selesai. Padahal begitu banyak hasil penelitian yang siap dituliskan sebagai laporan penelitian tindakan atau action research.

Entahlah saya masih ingin disebut mahasiswa. Biar istri saya senang bisa tidur dengan mahasiswa hahaha. 

Tapi sekarang saya pisah kamar dulu untuk sementara waktu. Dokter Silvi menyarankan agar kami pisah kamar dulu sampai istri sudah dinyatakan negatif covid-19 oleh puskesmas jatibening Bekasi. 

Alhamdulillah saya dan anak saya sudah negatif covid-19 dan kami akhirnya pisah kamar untuk sementara waktu. 

Berlian di kamar depan. 
Istri di kamar tengah
Saya di kamar belakang dan berteman dengan nyamuk nyamuk nakal.  Hehehe 


Sebenarnya nyamuknya tidak nakal. Tapi kawan kawannya ini loh yang nakal. Mereka menghisap darah saya di saat saya lengah. Kalau nanti sampai ada yang hamil, saya tdk akan bertanggung jawab. Karena anak nyamuk itu bukan darah daging saya hahaha. 

,

Malam ini seru juga ikut pelatihan menulis bersama mas Aris Ahmad Jaya. 

Kawan kawan yang baik, monggo silahkan Klik siaran ulang di http://www.youtube.com/watch?v=gWrh-Hp5RlY, Materinya Rahasia kedahsyatan menulis bersama motivator nasional Aris Ahmad Jaya. Sayang masih kurang waktu tanya jawabnya. Jadi masih kurang terasa interaksinya. Begitulah bu Aam curhat pada saya malam ini. 

Selama isolasi mandiri,  saya sudah membuat 2 buah buku. Pertama buku agar pjj tak lagi membosankan dan kedua buku awas corona mengintai anda.

Alhamdulillah buku agar pjj tak lagi membosankan sudah dipesan 120 orang guru dan dosen dari seluruh Indonesia. Begitulah laporan bang Dian Kelana yang mengirimkn bukunya ke jne. Beliaulah yang banyak membantu saya dar mulai menyusun buku hingga buku tersebut dikirimkan kepada para pemesan. Sementara itu saya hanya bisa meninggalkan jejak jemari di masa pandemi covid-19 dari rumah. Kami sekeluarga tak bisa keluar rumah selama menjalani isolasi mandiri. 

Alhamdulillah ada pertolongan datang dari pak Mukminin dari Lamongan. Beliau membantu menerbitkan buku awas corona mengintai anda. Alhamdulillah sudah ada 10 guru yang pesan dan semoga terus bertambah pemesan bukunya. 

Bila buku tersebut laku dan banyak yang pesan,  rencana akan saya salurkan untuk kawan kawan yang mengalami kesulitan. Terutama buat mereka yang terpapar covid-19.

Selama saya sakit dan menjalani isolasi mandiri, tak ada pemasukan lain selain gaji pokok sebagai guru. Tentu saja pengeluaran dan pemasukan tidak sebanding. 

Namun saya harus bersyukur karen banyak orang baik yang memberikan pertolongan.  

Dalam kesulitan itu ada orang yang baik hatinya menolong kami sekeluarga. Semoga semakin bertambah rezekinya dan Allah membantu mereka yang sedang dalam kesulitan seperti apa yang kami alami. 

Di dalam kesulitan itu pasti ada kemudahan. Itulah janji Allah dalam Al quran dan saya sudah membuktikan itu. 


Salam Blogger persahabatan 
Omjay
Guru Blogger Indonesia 
Blog http://wijayalabs.com

Monday, December 7, 2020

Buku terbaru omjay

Terus Berkarya Saat Positif Corona ,

Alhamdulillah seharian ini saya sudah menyusun buku terbaru sampai dengan 95 halaman.

Rencananya akan saya tuliskan sampai 200 halaman. Tulisan yang saya ambil dari blog http://kompasiana.com/wijayalabs.

Ternyata tidak mudah menghimpun tulisan yang berserakan di blog. Saya harus membuka kenclengan tulisan saya di blog agar lebih enak dibaca. Pembaca buku saya harus mendapatkan manfaat dari membaca isi buku yang sekarang ini sedang saya susun dengan sangat hati-hati.

Pak Mukminin dari Lamongan alhamdulillah siap membantu saya untuk menerbitkan bukunya dan membantu membuatkan cover bukunya supaya menarik dan membuat orang banyak tertarik untuk memesan bukunya. 

Saya diingatkan istri tercinta untuk makan malam dulu. Kami makan malam dengan sate ayam dan martabak telor. Saya pesan habis sholat maghrib dengan menggunakan fasilitas gofood dan membayarnya pakai gopay. Abang Gojek yang baik hati mengantarkannya ke rumah kami.

Saat isolasi mandiri di rumah karena positif covid-19, saya tidak boleh berhenti dalam berkarya. Semangat untuk sembuh menggelora di dalam dada. Penyakit menular ini harus dilawan dengan kegembiraan dan kebahagiaan dalam keluarga. Alhamdulillah anak saya yang bungsu hasil swabnya sudah negatif covid-19.

Tinggal saya dan istri yang masih positif covid-19. Kami terpaksa pisah kamar. Berlian di kamar depan, istri di kamar tengah dan saya di kamar belakang. 

Selama isolasi mandiri alhamdulillah kegiatan di dunia maya tiada henti. Tadi siang saya sempat ikut webinar kawan kawan guru sejarah dan mendapatkan informasi penting dari Prof. Nunuk sekjen GTK Kemdikbud tentang pengangkatan guru honorer melalui tes menjadi guru pppk. Gajinya nanti akan setara dengan guru PNS dan alokasi anggarannya sedang disiapkan dan dihitung oleh kementrian keuangan. 

Mari terus berkarya saat positif covid-19. Sebentar lagi akan lahir buku terbaru saya. Mohon doanya dapat diterbitkan di akhir tahun ini. Judulnya Terus Berkarya Saat Positif Corona. Awas Virus Corona Mengintai anda. 

Salam Blogger persahabatan 

Omjay 
Guru Blogger Indonesia 
Blog http://wijayalabs.com

Thursday, October 29, 2020

pesan guru Blogger Indonesia

Pesan Penting Untuk Peserta seminar nasional guru Blogger Indonesia


Yth Bapak/Ibu yang Budiman, Untuk mendapatkan sertifikat peserta semnas guru blogger PGRI, bapak dan ibu dapat menonton siaran ulang kegiatan semnas di https://youtu.be/-ZfslhK-gtQ

Kemudian bapak/ibu dapat mengisi daftar hadir online di Link Daftar Hadir : http://bit.ly/DAFTARHADIR-semnaspgri

Setelah itu, bapak/ibu dapat mengunduh sertifikat dan prosesnya cukup makan waktu karena ada lebih dari 3000 guru yang mendaftar acara semnas ini dan bila namanya belum ada, kemungkinan masih menunggu antrian di https://drive.google.com/drive/folders/1E6kkLxcUjgC40xPZtjNqqlIVu8HTL0Pm

Ingatlah selalu pesan pak Dedi, Pak AGus, Pak Namin, bu Kanjeng, dan Omjay. Kalau perlu ulang kembali materi mereka di https://youtu.be/-ZfslhK-gtQ 

Sertifikat adalah bonus dari kita mengikuti kegiatan semnas, namun hal yang terpenting kita dapat berburu ilmunya. Sebab guru adalah pendidik dan bukan pemburu sertifikat. Insya Allah bila kompetensi bapak ibu meningkat, maka akan segera naik pangkat dan derajat. Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu pengetahuan.

Materi pak Agus di  https://padlet.com/n_sampurno/ibdnsvte51rdth01 

Materi Pak Dedi di https://www.slideshare.net/dwitagama 

Materi Omjay di https://www.slideshare.net/wijayakusumah/pjj-menyenangkan1 

Materi Pak Namin di https://www.slideshare.net/wijayakusumah/materi-training-cara-kreatif-mengajar-daring-pgri-1 

Materi Bunda Kanjeng di https://www.slideshare.net/wijayakusumah/konferensi-blogger-2020 

Ikutilah lomba blog dalam rangka memeriahkan sumpah pemuda dan bulan Bahasa di https://www.gurupenggerakindonesia.com/ikutilah-lomba-blog-dalam-rangka-memeriahkan-bulan-bahasa-dan-sumpah-pemuda/ 

Terima kasih sudah mengikuti semnas guru blogger PGRI. Semoga semakin banyak guru yang memiliki blog dan mengelolanya dengan baik sehingga pembelajaran jarak jauh menjadi tidak membosankan.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com