Tuesday, December 29, 2020
SUPARNO MUHAMMAD : Solusi agar PJJ lebih menarik
SUPARNO MUHAMMAD : Solusi agar PJJ lebih menarik: Judul buku : AGAR PJJ TAK LAGI MEMBOSANKAN Pengarang: Wijaya Kusumah,MPd. Penerbit: YPTD Ceritakan: ke 1 Tebal buku: 173 halaman...
Friday, December 25, 2020
kemalingan
Kemalingan
Malam ini rumah kami kedatangan tamu tak diundang. Satpam kompleks perumahan menelepon saya. Katanya rumah kami kemalingan.
Satpam melaporkan pukul 01.00 wib kondisi rumah dalam keadaan aman ketika berkeliling komplek. Namun ketika keliling lagi pukul 02.00 wib, pintu pagar rumah terbuka. Juga pintu ruang tamu di kiri dan kanan.
Om joni tetangga kami di rumah memotretnya. Kondisi rumah sudah seperti kapal pecah.
Pagi ini kami harus balik ke Bekasi dari Bandung. Kami diminta untuk segera melaporkan ke polisi. Mohon doanya perjalanan kami lancar dan segera bisa mengurus kemalingan ini ke kantor polisi.
Salam Blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
awalnya dari sebuah kata
Awalnya dari sebuah kata.
Malam ini saya memutarkan kembali wawancara dengan om budiman hakim dan asep herna di youtube.
Suprise juga diundang mereka. Sebab mereka adalah salah satu eh salah dua guru menulis saya.
Sebuah kata memang dahsyat. Dengan kata kita mengungkapkan cinta. Dengan kata kita menyampaikan berita dan cerita.
Jangan sepelekan kekuatan kata dan anda bisa menyimaknya dari siaran ulang wawancara omjay dengan kanal kata.
Yuk kita tonton!
inilah sertifikat dan acara hut kogtik ke 6
Untuk mendapatkan e-sertifikat silahkan :
1. SUBCRIBE LIKE dan Klik gambar LONCENGNYA
2. Isi daftar hadir melalui link : Link Daftar Hadir : http://bit.ly/daftarhadir-HUTKOGTIG
3. Cek Sertifikat melalui link : http://bit.ly/sertifikat-HUTKOGTIG
Link Pemesanan Buku Prof Eko Indrajit : https://bit.ly/PESANBUKU-EKOJIREV
Tema bincang daring yang sangat menarik dan sangat sesuai dimasa pandemi saat ini, khususnya untuk para pendidik nusantara. Bagaimana sih Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Melalui Mobile Learning dan Blended ??
Semua akan terjawab disini dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya baik sebagai praktisi dan juga akademisi semua akan di bahas secara mendalam disini.
NARASUMBER :
Prof. Richardus Eko Indrajit
Dr. Dwi Prasetyo
Dr. Paidi, S.Pd., M.TPd
MODERATOR :
Edi S. Mulyanta, M.T
Silahkan ditonton siaran ulangnya ya!
https://www.youtube.com/watch?v=bxtduDwmIuI
Thursday, December 24, 2020
belajar dagang dari mang ujang
Selama bekerja dari rumah atau work from home, saya bekerja dari teras rumah. Tempat tersebut saya sulap jadi kantor dadakan.
Komputer laptop dan kipas angin saya pindahkan ke teras rumah yang menjadi kantor saya selama pembelajaran jarak jauh atau PJJ.
Dari pagi hingga malam hari saya bekerja di teras rumah. Setiap hari banyak orang lewat yang berjualan keliling di depan rumah.
Pagi hari ada tukang bubur dan lontong sayur menjajakan dagangannya. Juga tukng sayur dengan langganan ibu-ibu kompleks.
Siang hari ada tukang ketoprak, gado gado lontong dan tukang es cingcau lewat. Ada juga tukang susu murni dan es krim.
Sore hari ada tukang somay dan bakso malang lewat. Juga ada tukang getuk dan kue putu lewat setiap sore hari.
Malam hari ada tukang nasi goreng dan sekoteng lewat rumah. Terkadang ada tukang sate madura dan sate padang lewat.
Para pedagang keliling itu setiap hari lewat depan teras rumah saya. Mereka setiap hari tak kenal lelah menjajakan dagangannya.
Saya jarang membeli dagangan mereka. Pertama karena istri sudah memasak dan kedua saya belum punya uang buat jajan.
Suatu ketika saya membeli sekoteng dan ngobrol sama tukang sekoteng. Namanya mang Ujang. Nama beliau sangat terkenal di kompleks perumahan kami.
Saya tanya sama beliau. "Apa tidak bosan lewat rumah saya setiap hari mang?"
Beliau menjawab, "Tidak".
Lalu saya tanya lagi. "Kan saya tidak setiap hari beli mang?"
Jawaban beliau membuat saya terpana. Saya merasa malu dibuatnya.
"Bisa jadi hari ini pak haji tidak beli. Mungkin besok atau lusa pak haji akan beli sekoteng mamang. "
Katanya setiap hari yang beli banyak dan orangnya berganti-ganti. Mang Ujang tidak pernah merugi karena setiap hari ada saja yang membeli sekotengnya.
Sekoteng Mang Ujang memang paling enak. Beliau berjualan dari saya masih sekolah SMP dan tinggal sama orang tua. Pernah ada tukang sekoteng lain. Tapi rasanya tak senikmat sekoteng Mang Ujang.
Malam itu saya ngobrol lama dengan beliau. Saya gali pengalaman beliau berdagang sekoteng. Bahkan beliau bisa membeli tanah dan rumah dari hasil berjualan sekoteng keliling.
Bekerja hanya 6 jam saja setiap hari. Dari jam 18.00 sampai 24.00 wib. Pulang bawa uang sekitar 200 sampai 300 ribu. Katanya bisa dapat untung bersih 100 ribu per malam.
Malam itu saya belajar berdagang dan memasarkan dagangannya kepada Mang Ujang. Tukang sekoteng yang selalu lewat setiap hari di depan rumah.
Meskipun tak setiap hari saya membeli dagangannya, Mang Ujang tetap menyapa saya yang sedang asyik dengan laptopnya.
Saya belajar kesabaran dalam berjualan dari Mang Ujang dalam teknik pemasaran buku.
Setiap hari saya sempatkan memasarkan buku terbaru saya. Alhamdulillah selalu ada yang japri memesan bukunya.
Saya mencetak buku tergantung yang pesan saja. Supaya saya tidak terlalu lama menyimpan bukunya. Sebab ruah saya rawan banjir. Tahun ini saya kehilangan banyak buku karena terendam banjir.
Alhamdulillah buku agar pjj tak lagi membosankan banyak yang pesan. Sudah lebih dari 150 buku terkirim ke seluruh pelosok nusantara. Bang Dian Kelana membantu saya mengirimkannya melalui jasa jne.
Sementara itu buku terbaru Awas Virus Corona Mengintai Anda sudah dipesan 35 buku. Semoga target penjualan 100 buku tercapai sampai akhir tahun ini. Aamiin.
Saya tak akan pernah putus asa bila anda belum membeli buku terbaru saya hari ini. Mungkin besok atau lusa anda akan tertarik dan membeli bukunya. Lalu merekomendasikan buku saya kepada para kerabat dan handai tolan.
Saya akan terus mendoakan anda supaya mendapatkan rezeki yang berlimpah. Ketika uang sudah ada, anda bisa memesan buku yang kami tawarkan. Bayar di tempat tak apalah untuk menjaga kepercayaan.
Teman saya sekantor selalu menasehati. Jangan pelit beli buku karena buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku anda akan berkeling dunia. Begitulah pesannya kepada saya.
Semenjak itu, saya selalu mengalokasikan dana untuk membeli buku baru. Bisa buku yang berasal dari komunitas guru atau saya membelinya langsung di toko buku.
Kata-kata Mang Ujang tukang sekoteng langganan saya selalu tengiang-ngiang di telinga.
"Bisa jadi bapak haji tak membeli dagangan saya hari ini. Mungkin besok atau lusa bapak haji akan membeli dagangan saya".
Terima kasih Mang Ujang. Beliau adalah guru saya dalam berdagang.
Bedanya hanya barang jualannya saja. Beliau dagang sekoteng setiap malam dan saya berdagang buku dari hasil menulis setiap hari di Blog yang tak pernah berhenti pembacanya.
Salam Blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Wednesday, December 23, 2020
inilah buku terbaru Omjay 2020
Kawanku yang baik. Buku ini omjay buat selama menjalani isolasi mandiri di rumah, seorang kawan yang baik hati mengeditnya menjadi tulisan yang enak dan renyah dibaca.
Harga promosi bulan ini hanya Rp. 70.000 saja, tahun depan naik menjadi Rp. 100.000.
Siapa cepat dia dapat bukunya.
Inilah Buku yang sangat dibutuhkan oleh kawan kawan semuanya. Baik yang sudah pernah terpapar corona maupun yang belum terpapar corona.
Ambil hikmah dibalik musibah. Jangan stress ketika serangan corona datang. Segeralah bersujud dan memohon ampun hanya kepada Allah. IKHLAS adalah obat ampuh melawan virus Corona.
Di dalam kesulitan selalu ada orang baik memberikan pertolongan.
Monday, December 21, 2020
HALO Bandung
Lagu halo halo Bandung ibu kota periyangan menyambut kedatangan kami sekeluarga di kota Bandung.
Setelah menjalani isolasi mandiri di rumah dari tanggal 13 Nopember sampai 20 Desember 2020, kami merasakan kebahagiaan. Bisa pergi ke luar kota menikmati udara dingin di kota Bandung.
Mang Oleh mengantarkan kami sekeluarga ke kota kembang ini. Tak lupa si Bonbon kucing kesayangan keluarga kami ikut dibawa.
Perjalanan Bekasi Bandung sangat lancar sekali. Saya dan istri sempat tertidur pulas. Ketika terbangun sudah sampai kota Bandung.
Nasi goreng mang Komar di jalan Jamika Bandung begitu menggoda. Tapi mata tak bisa diajak bekerjasama. Saya langsung menggelar kasur di rumah kakak ipar di lantai 2. Melanjutkan impian dalam dunia mimpi.
Hari ini memang kegiatan tiada henti. Pagi rapat online dengan kemdikbud. Kemudian mengurus pajak motor di Samsat Pondok Gede Bekasi.
Dari samsat langsung ke sekolah mengurus slip gaji yang sudah ditandatangani. Lalu mampir ke grand mall Bekasi utk mencetak angsuran motor.
Pukul 16.00 wib sudah harus memimpin rapat online bersama tim belajar menulis dan belajar bicara PGRI untuk tahun 2021.
Tak terasa waktu maghrib hampir tiba. Kami akhiri rapat dengan gembira. Semoga program yang kami rencanakan berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. Aamiin.
Habis maghrib beres beres pakaian untuk dibawa ke Bandung. Hari Rabu sudah diminta untuk menjadi narsum di sekolah dasar yang ada di kota Bandung.
Setelah sholat isya kami berangkat ke Bandung.
Mang Oleh sama Mang Ekki di kursi depan. Saya dan istri di kursi tengah. Berlian dan si Bonbon di kursi belakang.
Selama di jalan saya tak banyak bicara. Mungkin karena lelah, saya tertidur di dalam mobil Avanza. Hitam warnanya meluncur dengan kencang ke ibu kota.
Bukan ibu kota Jakarta. Tapi ibu kota Periyangan. Begitulah mang oleh bernyanyi dengan keriyangan.
Rasa kantuk yang luar biasa membuat saya pergi ke dunia impian.
Sebuah dunia yang mengantarkan saya bertemu bidadari yang baik hati.
Salam Blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Subscribe to:
Posts (Atom)