Pukul 19.00 WIB materi kelima dibuka Om jay dengan memperkenalkan narasumber sekaligus sebagai pembina komunitas Guru TIK Indonesia. Narasumber tersebut adalah bapak Indra Charismiadji. Pakar Pendidikan Indonesia yang sudah terkenal secara nasional maupun internasional.
Bapak Indra mengawali dengan perkenalan beliau memperkenalkan diri sebagai seorang praktisi dan pemerhati pendidikan indonesia. Sekarang beliau aktif sebagai narasumber motivator yang bergerak dalam pembelajaran abad 21.
Beliau memulai dengan mengajak peserta untuk sharing pengalaman pembelajaran online selama masa dirumahkan. Pembelajaran jarak jauh telah dilkukan guru dan siswanya. Saya termasuk peserta yang share tentang keadaan dan aplikasi yang saya gunakan untuk kegiatan daring di sekolah. Kemudian beliau menanyakan perihal kendala di lapangan. Rata-rata hampir semua sharing yang dibagikan peserta merupakan keterbatasan akses dan perangkat di daerahnya.
Melanjutkan materinya, Pak Indra memaparkan melalui share screen power poin dan slide pertamanya mengajak kita memahami 4 pilar pendidikan menurut UNESCO.4. Keempat pilar pendidikan ini adalah pegangan kita sebagai praktisi pendidikan.
Learning to know ( belajar untuk tahu), learning to do (belajar untuk melakukan ), learning to be( belakar untuk menjadi),serta learning to live together( belajar untuk hidup bersama).
Pendidikan bukan tentang apa yang dipelajari. Beliau mencontohkan dengan perkembangan zaman dari nokia, blacberry hingga sekarang berbasis android. Hal ini merupakan perumpamaan bahwa jika kita berpatokan pada materi, maka materi itu akan usang pada masanya. Apalagi dimasa sekarang revolusi industi 4.0 semakin banyak pekerjaan yang akan tergantikan oleh teknologi terkini.
Menurutnya pembelajaran jarak jauh yang efektif adalah menggunakan LMS (Learning Manajemen System) Standart pembelajaran menggunakan Whatsapp (WA) tidak cocok untuk daring. Begitupun dengan ceramah melalui vidio Online. Selain membutuhkan bandwith yang besar siswa juga terkesan sekedar menerima informasi (diberitahu), padahal tuntutannya adalah bagaimana mereka bisa membuat karya dan bukan sekedar tahu. Pada abad 21 ini tugas guru adalah sebagai leader, fasilitator, sekaligus motivator bagi siswa. Guru seharusnya memberikan pengalaman belajar kepada siswa untuk menemukan sendiri solusi masalahnya.
Pada slide yang lain, beliau juga memaparkan tentang 3I Framework yang merupakan 3 kunci penting dalam framework pendidikan yakni infrastruktur, Infostruktur dan infokulture ketiga hal ini merupakan hal yang harus diperhatikan, jika tidak maka pembelajaran tidak akan maksimal, seperti penyediaan sarana dan prasarana, web hosting serta kultur pembelajaran yang sesuai dengan zamannya.
Penilaian diberikan oleh guru, namun fokuslah pada portofolio peserta didik, dan ajak mereka membuat blog, games aplikasi atau apa saja yang membuat mereka aktif dan kreatif sesuai masanya. Seperti apa yang dilakukan omjay dkk dalam kegiatan belajar menulis melalui WA Group, dimana peserta diwajibkan membuat resume materi kuliah online yang dipubikasikan melalui blog di internet.
Lalu bagaimana cara membuat desain pembelajaran jarak jauh? Silahkan anda unduh materi dari Pak indra Charismiadji/.
Materi pak Indra dapat anda unduh di sini.
Eva Hariyati Israel
Sman 1 kota kupang